Western Texas Intermediate (WTI) menguat dari penurunan kemarin dan saat ini diperdagangkan di sekitar level 78,15 pada hari Kamis (29/02/2024). XTIUSD mencoba pulih dan..Sementara OPEC+ yang mempertimbangkan
USDJPY Masih Cenderung Bullish
Diperbarui • 2021-02-19
Koreksi penurunan indeks US Dollar yang terjadi karena adanya data pelemahan dari sector tenaga kerja Amerika Serikat, dimana jumlah angka klaim pengangguran meningkat dari 775K ke 861K.
Keadaan ini direspon dengan cepat di pasar uang FX dengan menjual mata uang US Dollar dan Poundsterling paling diuntungkan, walaupun ini hanya merupakan koreksi penurunan sementara bagi pair USDJPY. Secara umum data ekonomi Amerika Serikat diawal tahun 2021 terlihat cukup baik dibandingkan dengan negara lain di dunia, dimana likuiditas yang tinggi sejak awal pandemic covid-19, menyebabkan pertumbuhan ekonomi meningkat.
Penurunan angka pengangguran dari 14,8% di bulan April 2020 menjadi 6,3% dibulan Januari 2021 merupakan fakta bahwa suku bunga acuan yang rendah dan melimpahnya likuiditas dapat membuat negara ini dapat keluar dari resesi yang berkelanjutan. Begitu pula dengan data laju inflasi yang terpuruk di level 0,1% pada bulan mei 2020 dan saat ini telah mencapai level 1,4% diawal tahun ini. Keadaan ini tentunya akan menjadi focus pelaku pasar dimana negara yang mempunyai ekonomi terkuat akan menjadi tujuan investasi mereka dibandingkan dengan negara yang mempunyai data ekonomi yang lemah.
Keadaan ini juga tentunya akan mempengaruhi pergerakan mata uang Yen Jepang. Negara sakura ini mempunyai data ekonomi yang cenderung melemah dengan data inflasi yang masih dibawah 0% sehingga membuat bank sentralnya tidak akan menghentikan program QE kedepannya.
Efek Terhadap Pasar
Adanya koreksi pelemahan mata uang US Dollar karena data sector tenaga kerja yang dirilis diatas prediksi pasar, tidak akan membuat penguatan pada mata uang Yen Jepang, sehingga membuat pair USDJPY akan cenderung menguat dalam beberapa waktu kedepan.
Ekspektasi Pasar Diprediksi pair USDJPY bergerak dalam range 105.51 – 106.04
Trading Plan :
BuyLimit 105.34 – 105.51 dengan target 106.04 – 106.29
Stoploss 105.08
Grafik USDJPY timeframe D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.
Menyerupai
Harga minyak mentah acuan AS West Texas Intermediate (WTI) masih dalam jalur melanjutkan kenaikan untuk hari ke tujuh secara beruntun, pada Rabu (14/02/2024). Menurut laporan pasar minyak bulanan OPEC, ada kekhawatiran mengenai kepatuhan kelompok ini terhadap pemangkasan produksi
Pasar saham Asia melemah pada perdagangan Selasa (30/01/2024), terseret oleh kasus likuidasi perusahaan raksasa properti China..Kegelisahan investor terhadap meningkatnya ketegangan di Timur Tengah telah mengendalikan sentimen risiko.
Berita terbaru
Yen Jepang gagal memikat para investor pada perdagangan Selasa (02/04/2024) meski ada peluang atas kemungkinan intervensi dan..Sentimen penghindaran risiko masih berpotensi memberikan kekuatan pada safe-haven
XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa
Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen.