Risalah The Fed Dapat Menyebabkan XAUUSD Tertekan
Notulen rapat The Fed pada tanggal 15-16 Juni, dirilis dini hari dengan nada yang terlihat tidak terlalu hawkish.
Walaupun demikian anggota dewan The Fed sudah mulai membicarakan masalah pengurangan program stimulus yang saat ini bernilai $120 milliar setiap bulannya. The Fed mulai mempertimbangkan pengurangan stimulus karena angka laju tingkat inflasi terus meningkat mencapai 5% dengan angka pengangguran berada di level 5,9%.
Melihat keadaan ini maka The Fed menyatakan bahwa kemajuan yang secara substansial belum mencapai standart, sehingga dibutuhkan waktu dan bersabar guna mengubah kebijakan moneter kedepannya. Tetapi The Fed melihat pemulihan ekonomi sedang berlangsung dengan arah yang benar sehingga pada saat nya, The Fed akan memberikan pemberitahuan jauh sebelum pengumuman dalam pengurangan laju pembelian atau menarik likuiditas di pasar uang.
Dengan melihat fenomena ini maka penguatan mata uang US Dollar kedepannya akan sangat bergantung pada data ekonomi yang masuk dan perjalanan virus di Amerika Serikat. Dengan banyaknya suntikan vaksin yang berikan pada warga Amerika, maka ketidakpastian serta ketakutan akan penyebaran virus jenis delta dapat diredam. Lebih dari 182 juta populasi di negara tersebut telah menerima suntikan vaksin pertama dan lebih dari 157 juta orang telah menerima suntikan kedua.
Efek Terhadap Pasar
Mulai dibicarakannya pengurangan stimulus oleh anggota dewan The Fed serta banyaknya suntikan vaksin terhadap populasi di Amerika Serikat akan membuat pair XAUUSD cenderung bearish kedepannya.
Ekspektasi Pasar
Diprediksi pair XAUUSD bergerak dalam range 1775 - 1815
Trading Plan :
Sell Limit 1815 – 1827 dengan target 1760 – 1775
Stoploss 1854
Grafik XAUUSD timeframe D1
Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.