USDCAD Menguat Pasca FOMC
Pergerakan pasangan mata uang USDCAD berpeluang melanjutkan trend naiknya pada perdagangan pekan ini
Kembali menguatnya pair USDCAD dapat terjadi akibat beberapa faktor, diantaranya adalah kebijakan bank sentral Amerika The Fed yang memutuskan untuk melakukan pengurangan stimulus lebih besar lagi pada bulan desember ini yakni sebesar 30 Miliyar US Dollar, nilai ini lebih tinggi dibandingkan pemangkasan stimulus bulan november lalau senilai 15 miliyar US Dollar.
Kebijakan The Fed yang memutuskan untuk menambah jumlah pengurangan stimulus tersebut akhirnya membawa index USD bergerak menguat hingga menyebtuh level 96.8, sesbelum akhirnya kembali turun ke level 96.2 akibat aksi market 'Buy the rumor Sell the fact'.
Namun meski begitu, kebijakan The Fed pada tahun depan direncanakan akan lebih agresif lagi dengan menaikkan tingkat suku bunga hingga 3 kali. Hal ini berpotensi terjadi akibat laju inflasi Amerika sudah cukup tinggi bahkan mencapai level angka 6.8%, dan inflasi ini merupakan tingkat inlfasi tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Kondisi tersebut dapat membawa index USD melaju lebih tinggi dalam jangka panjang dan tentu dapat memebawa pair USDCAD ikut menguat.
Analisa Teknikal
Secara teknikal terlihat jelas pair USDCAD masih berpotensi melanjutkan trend naiknya pada pekan ini, hal ini didukung oleh pergerakan candle daily yang telah naik menembus resisten kuat. Selain itu titik indikator Parabolic SAR dan Fractals yang masih berada di bawah candle daily juga memberi indikasi kenaikan pada pair USDCAD.
Indikasi: Bullish
Strategi: Buy di level support 1.2827
Take Profit: 1.2898 - 1.2948
Grafik USDCAD Timeframe Daily
Note:
Harap selalu waspada dalam bertransaksi, harga dapat berubah kapanpun tergantung dari perubahan fundamental ekonomi dan kondisi geopolitik dunia, gunakan perhitungan money management dan risk management yang benar dan aman, overlot dan overtrade merupakan penyebab tingginya resiko dalam bertransaksi.